Logo loader

Bapperida Kota Serang Gelar Bimtek Penguatan dan Pemanfaatan Riset Daerah

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Serang melalui Bidang Riset dan Inovasi Daerah menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan dan Pemanfaatan Riset Daerah pada Kamis (9/4). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Bapperida Kota Serang dan diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Serang.

Bimtek ini diikuti oleh pejabat fungsional, seperti analis kebijakan, perencana, dan tenaga teknis lainnya dari berbagai OPD. Setiap perangkat daerah mengirimkan satu perwakilan untuk mengikuti kegiatan tersebut.

whatsapp_image_2026-04-17_at_10.51.31

Dalam sambutannya Kepala Bapperida Kota Serang Bapak W. Hari Pamungkas, S.STP, M.Si menyampaikan bahwa Pelaksanaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penguatan dan Pemanfaatan Riset Daerah Tahun 2026 merupakan upaya mendukung perencanaan dan pembangunan daerah yang sistematis, terarah, dan berbasis ilmiah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sejalan dengan RPJMD Kota Serang Tahun 2025–2029 yang menggunakan pendekatan teknokratik, kegiatan ini menekankan pentingnya penggunaan metode dan kerangka berpikir ilmiah dalam penyusunan dokumen perencanaan, ujarnya.

Kegiatan ini menghadirkan Bapak Dr. Mohammad Sofyan Budiarto, S.Hut., M.M dari Bappeda Provinsi Banten sebagai narasumber, dengan fokus pada penerapan kebijakan publik berbasis data dan bukti (evidence-based policy).

Dalam pemaparannya, Bapak Dr. Mohammad Sofyan Budiarto, S.Hut., M.M menegaskan bahwa tata kelola pemerintahan modern menuntut proses pengambilan keputusan yang rasional, transparan, dan akuntabel. Hal ini dapat dicapai melalui pemanfaatan data, informasi empiris, serta hasil riset sebagai dasar utama dalam perumusan kebijakan.

“Data tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan menjadi fondasi dalam mengidentifikasi masalah publik, menentukan prioritas, hingga mengevaluasi dampak kebijakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendekatan evidence-based policy menjadi semakin penting di tengah keterbatasan sumber daya dan meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kebijakan yang tepat sasaran. Selain itu, kompleksitas persoalan publik saat ini membutuhkan analisis yang komprehensif dan berbasis bukti.

Melalui BIMTEK ini, Aparatur Perangkat Daerah didorong untuk meningkatkan kapasitas dalam menyusun laporan, kajian, analisis kebijakan, serta naskah inovasi secara sistematis, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyusun sistematika kajian sebagai acuan bersama agar dokumen yang dihasilkan seragam, berkualitas, dan optimal dalam mendukung perumusan kebijakan.

 

 

 

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.