Logo loader

Bapperida Kota Serang Gelar Bimtek Penguatan Inovasi Daerah 2026

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Serang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Inovasi Daerah bagi Perangkat Daerah, Rabu (22/4/2026), di Aula Lantai 2 Bapperida Kota Serang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Serang sebagai upaya meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan inovasi daerah.

Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bapperida Kota Serang, Ibu Lily Mushlihat, SH. M.Si dalam sambutannya menegaskan bahwa inovasi daerah menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kinerja pemerintahan, kualitas pelayanan publik, serta daya saing daerah. Ia menyebutkan, Kota Serang telah meraih predikat “sangat inovatif” dalam Indeks Inovasi Daerah (IID) tahun 2025, capaian yang diharapkan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan.

whatsapp_image_2026-04-23_at_15.01.32

Menurutnya, Bimtek ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman perangkat daerah dalam mengelola inovasi secara sistematis, termasuk pemenuhan indikator penilaian, penyusunan data dukung, hingga penginputan inovasi pada sistem yang tersedia. Meski demikian, masih terdapat sejumlah kendala, terutama terkait aspek teknis dan kelengkapan dokumen pendukung inovasi.

Dalam sesi pemaparan materi, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Digitalisasi Pemerintah, dan Inovasi Pemerintahan Dalam Negeri Bapak Dr. Ir. David Yama, M.Sc, MA menyampaikan bahwa inovasi merupakan solusi penting atas berbagai persoalan pelayanan publik, seperti prosedur yang berbelit, kurang transparan, hingga ketidakpastian layanan. Ia menekankan bahwa inovasi tidak harus sepenuhnya baru, melainkan dapat berupa penyempurnaan yang memberikan nilai tambah, meningkatkan efisiensi, serta mudah direplikasi.

“keberhasilan inovasi daerah diukur melalui Indeks Inovasi Daerah yang mencakup berbagai aspek, variabel, dan indikator berbasis data dukung. Meski capaian Kota Serang menunjukkan tren positif, masih terdapat sejumlah tantangan, seperti belum meratanya inovasi di seluruh OPD serta belum optimalnya partisipasi perangkat daerah”.

Ia menambahkan, kontribusi inovasi saat ini masih didominasi oleh sektor kesehatan dan pendidikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi melalui peningkatan jumlah dan kualitas inovasi, serta keterlibatan aktif seluruh OPD. Selain itu, kelengkapan dokumen pendukung menjadi faktor penting dalam penilaian, sehingga setiap inovasi harus didukung evidence yang memadai.

whatsapp_image_2026-04-23_at_15.01.34

Dalam sesi diskusi, sejumlah Perangkat Daerah menyampaikan berbagai pertanyaan dan kendala, mulai dari pengembangan inovasi yang masih dalam tahap awal, peningkatan kualitas inovasi yang sudah ada, hingga keberlanjutan inovasi di tengah rotasi pegawai. Narasumber menegaskan bahwa inovasi harus terus dikembangkan dan tidak bergantung pada individu, melainkan menjadi bagian dari sistem organisasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh OPD dapat meningkatkan komitmen dan kolaborasi dalam menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Pendampingan dan koordinasi berkelanjutan juga akan terus dilakukan guna memastikan setiap inovasi terdokumentasi dengan baik dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Serang.

Kota Serang terdiri dari 6 kecamatan dan 67 kelurahan.