Rapat Koordinasi Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Tahun 2026 Bapperida Kota Serang
Rapat Koordinasi Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Tahun 2026 Bapperida Kota Serang yang dilaksanakan di aula Bapperida Kota Serang pada Rabu (11/3/2026).
membahas isu strategis pembangunan infrastruktur dan wilayah untuk tahun 2027. Fokus utama pembangunan adalah pemenuhan infrastruktur yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan dengan tetap memperhatikan rencana tata ruang serta peningkatan kelestarian lingkungan hidup dan mitigasi bencana. Dalam penyusunan Renja OPD tahun 2027, program yang harus dimasukkan meliputi Program Strategis Nasional, Program Prioritas sesuai tugas dan fungsi OPD, program unggulan daerah, standar pelayanan minimal, serta usulan dari musrenbang, pokir, dan hibah.
.jpg?1776671862508)
Program strategis yang menjadi prioritas mencakup dua kelompok utama yaitu Program Strategis Nasional dan Program Strategis RKPD 2027. Program nasional diarahkan pada pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, kesehatan untuk semua, pertumbuhan ekonomi, serta perluasan akses pendidikan yang didukung melalui pembangunan rumah layak huni, irigasi, sanitasi, pengendalian inflasi, pengelolaan lingkungan, dan peningkatan layanan kesehatan. Sementara itu, program strategis daerah dalam RKPD 2027 meliputi pengendalian banjir, pengembangan kawasan Banten Lama, pengelolaan sampah, pengembangan ekonomi kreatif, dan penguatan ketahanan pangan yang dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur seperti jalan, drainase, pengelolaan sampah, irigasi, serta penataan kawasan perkotaan.
Selain itu, pemerintah Kota Serang juga menetapkan berbagai program unggulan seperti Serang Bagus, Serang Bebas Banjir, Serang Menyala, Serang Hijau, Serang Bersih, Serang Sehat, Serang Digital, dan Serang Bebas Pungli. Program-program ini didukung oleh berbagai indikator kinerja utama dan indikator kinerja daerah yang mengukur keberhasilan pembangunan infrastruktur, kualitas lingkungan hidup, layanan transportasi, digitalisasi pemerintahan, hingga penanganan bencana. Secara umum, indikator tersebut menunjukkan upaya peningkatan kualitas infrastruktur, pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.